Bagaimana cara menggunakan obat dengan benar?

Selasa, 17 November 20150 komentar

Karena keadaan dan penyebab penyakit terus berubah, penerapan penggunaan obat dengan benar sangat sulit untuk dilakukan, biasanya penggunaan obat yang benar sangat relatif, bisa termasuk dari empat elemen dasar berikut ini, yaitu aman, efektif, ekonomis dan tepat.
 
Pertama-tama dalam menggunakan obat yang paling ditekankan adalah keamanan, dan hanya dalam konteks ini kita baru bisa menjelaskan bagaimana cara menggunakan obat dengan benar. Jika dalam penggunaan obat kita diharuskan untuk melakukan hal yang berisiko dalam memperbaiki situasi tubuh, apakalh anda berani untuk melakukannya? Apakah anda bersedia untuk melakukannya? Arti aman dari konteks ini yaitu memberikan pengobatan yang terbaik dengan resiko sekecil mungkin.
 
Kedua, yaitu efektivitas obat, yang merupakan kunci dalam penggunaan obat. Jika tidak ada efek, maka akan kehilangan makna dari obat itu sendiri. Efektivitas obat dalam takaran tertentu memiliki efek yang variatif: menghilangkan akar penyakit, memperlambat perkembangan penyakit, meringankan gejala penyakit, mencegah terjadinya penyakit, menghindari efek samping, mengatur fungsi fisiologis dan sebagainya. Oleh karena itu, cara konsumsi yang terbaik adalah dengan menggunakan obat di bawah bimbingan praktisi medis profesional, tidak harus menggunakan obat secara sembarangan.

Dalam penggunaan obat, selain aman dan efektif, tetap harus mempertimbangkan tingkat ekonomi pasien. Jika obat tersebut aman dan efektif, tetapi mahal, pasien tidak akan mampu membelinya, dan akan menggunakan obat secara tidak benar. Maka dari itu penggunaan injeksi bubuk penisilin digunakan selama bertahun-tahun (sebelum menggunakannya harus melakukan tes alergi, sebagian orang tidak dapat menggunakannya) dapat dianggap aman, efektif dan ekonomis. Tetapi sekarang resep ini sudah tidak tersedia di farmasi atau rumah sakit besar, karena sudah digantikan oleh antibiotik mahal. Walaupun kemajuan teknologi penuh dengan kontroversi, tetapi tidak berarti apapun. . .
 
Yang paling terakhir adalah ketepatan, ketepatan termasuk dalam tujuh bidang berikut ini:

1. Obat yang tepat, yaitu pemilihan obat yang paling cocok dalam jenis obat yang samasesuai dengan kondisi fisik pasien, sedangkan dalam konsumsi penggabungan beberapa obat, tetap harus memperhatikan kecocokan dengan obat gabungan tersebut.
 
2. Dosis yang tepat, yaitu mengikuti perintah dokter atau petunjuk resep dosis obat, dan tidak sembarangan mengubah dosis.
 
3. Waktu yang tepat, yaitumengkonsumsi obat tepat waktu dan memberi waktu interval sesuai dengan efek kerja obat dalam tubuh. Hal yang paling penting dalam pemberian resep obat yaitu memberikan dosis dan waktu interval yang tepat. Beberapa obat harus diminum sebelum makan, ada juga yang diminum sesudah makan dan mungkin juga diminum diantara waktu makan. Jikatidak mematuhi metode meminum obat yang tepat dan meminumnya sembarangan, maka akan mempengaruhi efek obat atau menyebabkan iritasi.

4. Cara yang tepat, yaitu pertimbangan tujuan pengobatan, zat yang terkandung dalam obat, kondisi fisik pasien serta faktor lainnya seperti aman, ekonomis, dan praktis. Jika ada pasien yang cocok dengan penggunaan obat secara oral, maka sebisa mungkin untuk tidak menggunakan pemberian obat melalui infus pada pasien tersebut.Sekarang telah dianjurkan program pengobatan yang setelah melalui pemberian infus, akan menjalankan perubahan penggunaan obat secara oral.
 
5. Pasien yang tepat, yaitu misalkan jenis penyakit yang sama terjadi pada dua orang, karena perbedaan antara individu, walaupun menggunakan obat yang sama tetap harus menjalankan pemeriksaan untuk mengembangkan resep yang paling cocok untuk masing-masing individu
 
6. Proses yang tepat, yaitu pengendalian penyakit dengan baik, caranya kita harus mempertimbangkan kemampuan pemulihan diri manusia dan kecocokan dengan obat tersebut. Jika tidak cocok, maka akan timbulefek resistensi, efek samping, dan cedera akibat obat dalam waktu jangka panjang.
 
7. Tujuan pengobatan yang tepat, pasien selalu berharap agar obat dapat menyembuhkan dan memberantas penyakit sampai ke akarnya, atau secara tidak realistis meminta obat yang tidak menimbulkan efek samping dan tidak mengandung zat beracun. Kedua belah pihak harus menyesuaikan dengan keadaan masing-masing dan mencapai kesepakatan melalui sikap yang positif, aktif, akurat, dan objektif.
Share this article :

Posting Komentar

 
TEMPLATE ASWAJA| jual produk zebakton 100% Asli dan Izin BPOM - All Rights Reserved