Perhatian terhadap disfungsi ginjal dan hati saat mengkonsumsi obat

Kamis, 19 November 20150 komentar

Berhenti menggunakan obat yang memiliki efek toksisitas, untuk menghindari kerusakan pada hati dan ginjal. Pada kondisi sakit harus melakukan pemeriksaan secara teratur, dan penyesuaian resep obat tiap waktu. Sebagian besar obat berbahan dasar kimia mengaduk zat toksisitas yang berbahaya terhadap hati dan ginjal, maka dari itu, ada larangan pemakaian obat berbahan dasar kimia terhadap orang yang mengalami disfungsi terhadap hati dan ginjal. Kebanyakan obat tradisional China, terutama obat-obatan herbal sangat aman untuk digunakan, selama ribuan tahun dalam praktek produksi dan kehidupan berani menjamin bahwa obat tersebut aman, efektif, ekonomis dan praktis. Sangat konsisten dengan prinsip-prinsip penggunaan obat secara benar. Seperti seabuckthorn, hawthorn, bawang putih, goji, licorice dan tanaman lainnya merupakan makanan sekaligus juga dapat digunakan sebagai obat. Tetapi beberapa obat China yang lain juga harus diperhatikan penggunaannya seperti Thunder God Vine, Aconitum, Motherwort, Ephedra, Castor Oil Plant (Tanaman Jarak), Yunnan Baiyao, Puerarin Injection, Niuhuangjiedu Pian, Angongniuhuang Wan, Liushen Wan, Zhushaanshen Wan, Renshenzaizao Wan, Dahuoluo Dan, dan lainnya dapat menyebabkan gagal ginjal akut; Cantharidin, kelabang, racun lebah, dll memiliki zat toksisitas yang tinggi terhadap ginjal; Penggunaan yang tidak benar terhadap bulbifera, cocklebur, thunder god vine, chinese mugwort (Artemisia argyi), biji jarak, Bitter Apricot Kernel (Semen Armeniacae Amarum), The Asiatic toad (Bufo gargarizans), kulit delima, biji kapas, menispermum, dll dapat menyebabkan kerusakan hati atau hepatitis kolestatik sel.
Share this article :

Posting Komentar

 
TEMPLATE ASWAJA| jual produk zebakton 100% Asli dan Izin BPOM - All Rights Reserved